REMAS CEMARA

Anemia adalah suatu penyakit dimana kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal. Anemia zat besi biasanya ditandai dengan menurunnya kadar Hb total di bawah nilai normal (hipokromia) dan ukuran sel darah merah lebih kecil dari normal (mikrositosis). Tanda-tanda ini biasanya akan menggangu metabolisme energi yang dapat menurunkan produktivitas.

Penderita anemia biasanya ditandai dengan mudah lemah, letih, lesu, nafas pendek, muka pucat, susah berkonsentrasi serta fatique atau rasa lelah yang berlebihan. Gejala ini disebabkan karena otak dan jantung mengalami kekurangan distribusi oksigen dari dalam darah. Denyut jantung penderita anemia biasanya lebih cepat karena berusaha mengkompensasi kekurangan oksigen dengan memompa darah lebih cepat. Akibatnya kemampuan kerja dan kebugaran tubuh menurun. Jika kondisi ini berlangsung lama, kerja jantung menjadi berat dan bisa menyebabkan gagal jantung kongestif. Anemia zat besi juga bisa menyebabkan menurunya daya tahan tubuh sehingga tubuh mudah terinfeksi.

Remaja putri berisiko terkena anemia karena secara kodrat harus kehilangan darah setiap bulan akibat menstruasi, karenanya wanita lebih tinggi risikonya terkena Anemia Gizi Besi dibandingkan pria. Terdata 522 remaja putri di Kecamatan Mlandingan. Jumlah ini lebih besar daripada remaja putra. Berdasarkan hasil pemeriksaan laborat pada tahun 2016 3 (tiga) dari 10 (sepuluh) remaja putri mengalami anemia. Hal ini disebabkan Remaja Putri yang tidak menyadari pentingnya sehat bebas dari Anemia. Pada masa remaja ini mereka lebih senang mengkonsumsi makanan yang sedikit dibanding kebutuhannya dikarenakan mereka diit, selain itu maraknya makanan cepat saji minim mengandung zat gizi lengkap sering menjadi pilihan mereka karena mudah di dapat dan enak di lidah.

Selain itu, remaja merupakan usia rawan Anemia Gizi Besi karena kebutuhan zat besi cukup tinggi diperlukan semasa pertumbuhan. Jika asupan zat besinya kurang maka risiko Anemia Gizi Besi menjadi sangat besar. Penyakit kronis seperti radang saluran cerna, kanker, ginjal dan jantung dapat menggangu penyerapan dan distribusi zat besi di dalam tubuh yang dapat menyebabkan Anemia Gizi Besi. Padahal Remaja adalah Calon seorang Ibu untuk melahirkan generasi penerus  bangsa yang berkualitas. Jika Anemia terjadi saat Remaja ini juga bisa menjadi faktor resiko terkena anemia saat masa kehamilan. Ibu hamil dengan Anemia bisa menyebabkan  stunting, Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), Abortus, dan Pendarahan bahkan kematian Ibu.